You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kesambirampak
Kesambirampak

Kec. Kapongan, Kab. Situbondo, Provinsi Jawa Timur

Selamat Datang di Website resmi Desa Kesambirampak. Semoga bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat | Informasi Desa adalah Hak Masayarakat - UU RI No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi | AWASI Pembangunan Desa Kita - LAPORKAN Bila Ada Penyimpangan

Menristek: Tipe Covid-19 di Indonesia Beda

WAHYUDI 06 Mei 2020 Dibaca 541 Kali
Menristek: Tipe Covid-19 di Indonesia Beda

[KBR|Warita Desa] Jakarta | Menteri Riset dan Teknologi (Menritek) Bambang Brodjonegoro menyatakan Indonesia telah mengirimkan Whole Genome Sequencing (WGS) atau analisis gen ke gisaid.org yang merupakan lembaga pengumpul genom dari seluruh dunia.

Bambang mengungkapkan dari tiga analis gen yang dikirimkan oleh LBM Eijkman itu hasilnya tipe Covid-19 yang saat ini tengah menyebar di Indonesia merupakan tipe yang tidak dikenal di dunia.

Sejauh ini dari informasi gisaid.id ada tiga jenis atau tiga tipe covid-19 di dunia. Ada tipe S, tipe G dan tipe V. Di luar tiga tipe itu ada juga yang disebut tipe lainnya yang belum terindentifikasi.

"Ternyata tiga Whole Genome Sequencing yang dikirim Indonesia termasuk kategori lainnya. Tidak masuk kategori S, G maupun V. Ini baru awal tentunya akan dikirim banyak lagi WGS dari Indonesia untuk melihat dari kategori apa Covid nanti atau virus covid 19 yang ada di Indonesia," kata Bambang saat rapat gabungan dengan DPR, Selasa (5/5/2020).

Menteri Riset dan Teknologi (Menritek) Bambang Brodjonegoro menyebut penemuan jenis Covid-19 baru dari Indonesia ini sangat penting bagi perkembangan pembuatan vaksin untuk virus corona baru ini.

"WGS ini diperlukan untuk proses pembuatan virus. Di mana setelah WGS dibuat protein rekombinan untuk menghasilkan anti gen dan uji coba pada hewan, kemudian uji klinis pada manusia. Dicoba pada skala produksi kemudian kita bisa produksi vaksin," katanya  

Oleh : Heru Haetami
Editor: Rony Sitanggang

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.010.452.993,15 Rp 2.029.464.000,00
49.79%
Belanja
Rp 887.971.630,62 Rp 1.615.738.270,27
54.96%
Pembiayaan
Rp 10.550.227,27 Rp 10.550.227,27
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 4.000.000,00
0%
Hasil Aset Desa
Rp 0,00 Rp 31.320.000,00
0%
Dana Desa
Rp 638.455.200,00 Rp 1.064.092.000,00
60%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 25.817.000,00 Rp 63.416.000,00
40.71%
Alokasi Dana Desa
Rp 345.568.000,00 Rp 696.136.000,00
49.64%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 167.500.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 612.793,15 Rp 3.000.000,00
20.43%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 397.661.630,62 Rp 893.314.270,27
44.52%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 436.310.000,00 Rp 607.424.000,00
71.83%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 54.000.000,00 Rp 115.000.000,00
46.96%